Dalam memperingati ulang tahun Kalimantan Tengah yang ke 54 diselenggarakanlah Festival Budaya Isen Mulang.
Pada hari sabtu saya bersama keluarga pergi ke pameran Kalteng Expo untuk melihat-lihat apa saja barang-barang yang di pamerkan. Wah, jalan-jalan menuju GPU Tambun Bungai dan Lapangan Sanaman Mantikei sudah dipadati oleh kendaraan-kendaraan warga masyarakat yang juga ingin mengunjungi pameran ini.
Disini terdapat stand-stand dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah. Mereka menjual barang-barang yang menjadi ciri khas dari daerahnya. Ada yang menjual beraneka ragam cemilan tradisional, pernak-pernik aksesoris dari batu dan mutiara, aneka ragam kerajinan rotan, kerajinan tangan hasil daur ulang, dll.
Setelah menerima amplop dan mendapati tulisan 'LULUS', sontak semua mengekspresikan kebahgiaannya masing-masing, dengan langsung mengucap syukur, berpelukan seperti telletubies (hehe), dan juga dengan saling mencoret-coret baju.
Puji Tuhan, SMAN 2 LULUS 100%.
Hari ini anak Mamoru bermain-main dengan boomerang, senjata khas suku Aborigin. Setelah kemaren, semua anak Mamoru berusaha (baik itu dengan membeli, membuat, ataupun meminjam), pagi ini semua anak Mamoru (kecuali Dina Christy yang sedang sakit), bermain dengan boomerang masing-masing di lapangan 2. Namun, tidak hanya kami yang membawa boomerang, tapi Pak Rudy juga membawa koleksi boomerang-boomerangnya dari kakak-kakak kelas Axiaga, yahh walaupun ada yang harus patah dan hilang.
Macam-macam bentuk boomerangnya, ada yang punya 2 baling-baling, 3 baling-baling, dan 4 baling-baling.
Sebelum permainan dimulai, kami melakukan pemanasan terlebih dahulu, 1 2 3 4 5 6 7 8..ulangi..1 2 3..... yaapp, selesai.. let's play~
Nah, ini video ketika kami bermain boomerang dengan jurus membelah angin..check it out..
Setelah dilakukan percobaan, ternyata yang bisa balik ke si pelempar itu kebanyakan yang punya 3 baling-baling dan 4 baling-baling, seperti boomerang milik Tiara, Desti, Yosua, Lia, dan beberapa teman lainnya yang bisa kembali ke arah mereka. Namun boomerang seperti milik saya, Chandra, Carlos, Jesse, yaa pokoknya boomerang yang berbaling-baling 2 itu susah untuk bisa kembali ke arah si pelempar.
Selain itu, saat melempar kita harus menggunakan jurus membelah angin (melawan arah angin) supaya boomerangnya bisa kembali ke arah si pelempar. Kemudian hati-hati dengan barang-barang bawaan seperti handphone atau uang, seperti yang dialami Jesse tadi pagi yang kewalahan mencari handphone yang yang terjatuh ketika sedang asikk bermain boomerang.
Dan tentunya HARUS berhati-hati ketika melangkah, karena banyak jebakan istimewa yang mungkin bisa membuat kita sedikit terkejut jika kita menginjaknya.
Pocari Sweat mengadakan lomba-lomba yang sebelumnya juga dilaksanakan di sekolah lainnya, dan puncak acaranya di adakan besok (Sabtu, 30 April 2011) di GOR KONI.
Hari ini warga SMADA di hebohkan dengan kedatangan Pocari Sweat. Juara 1 diperoleh oleh Mamoru IA Ichi yang memperoleh hadiah uang tunai RP 1.000.000,00, juara 2 diperoleh oleh Sparta Classipada (XI IA 2) yang memperoleh hadiah uang tunai Rp 500.000,00, juara 3 diperoleh oleh kelas XI IA 5 yang memperoleh hadiah uang tunai Rp 250.000,00, dan juara yel-yel diperoleh oleh kelas X 9 yang memperoleh hadiah uang tunai Rp 200.000,00. Bagi yang sudah berpartisipasi namun belum beruntung mendapatkan juara memperoleh hadiah minum pocari sweat gratiis tis tis ampeee puaass :D
POCARI SWEAT!! GO ION !!
Hari ini (22 April 2011) semua orang Kristiani beribadah memperingati hari Jum'at Agung. Dan juga dalam gereja GKE, seperti biasa dalam ibadah Jumat Agung selalu diadakan pelayanan Perjamuan Kudus, tentunya hanya yang sudah sidi boleh menerima perjamuan ini. Yah
, saya baru tahun ini belajar katekisasi, jadi saya belum bisa menerima Perjamuan Kudus.
Bagaimana kita memaknai Jum'at Agung dalam kehidupan kita ?
Bagi saya, Jum'at Agung yaitu tidak hanya memperingati hari dimana Tuhan Yesus wafat tetapi juga memperingati sungguh besar kesetiaan-Nya dalam perutusan Bapa dan kerelaan-Nya dengan memberikan nyawa-Nya demi menebus dosa-dosa kita sebagai manusia yang berdosa.
Kesetiaan menuntut sebuah pengorbanan, pengorbanan seringkali disertai beberapa penderitaan. Seperti yang dialami Tuhan Yesus, Dia rela menyerahkan nyawa-Nya untuk menebus dosa kita. Ketika Ia disalibkan, Ia disamakan dengan orang yang melakukan tindakan kriminal. Begitu besar pengorbanan yang dialami oleh-Nya.Dimasa sekarang banyak orang yang mengambil keputusan tertentu, padahal dia pun tahu kalau dia mengambil keputusan itu pasti dia akan dituntut sebuah atau beberapa pengorbanan. Mengapa demikian ? Karena dia tahu akan arti atau makna dari pengorbanan yang dijalaninya demi keputusannya itu sendiri.
Bagaimana dengan kita ? Sanggupkah berkorban demi keputusan kita sendiri ? Sanggupkah kita berkorban demi orang lain ?
Apa kata yang ada dibenak kita pertama kali ketika mendengar kata ulat bulu ?










